Tarakan secara geografis adalah wilayah berada pada posisi kunci dalam sirkulasi perkembangan ekonomi kawasan utara Kalimantan timur. Dengan berbagai keunggulan komparatif yang dimiliki, Tarakan dapat dibanggakan sebagai miniatur pulau Batam dibelahan utara bumi Kalimantan timur. Banyak peluang yang menanti dan segera memerlukan invisible hand untuk mengembangkan ciri khas potensi wilayahnya. Dilihat dari sudut kultur sosial budaya yang heterogenitas merupakan keragaman yang terintegarsi dan melahirkan formula baru yang merupakan potensi besar bila dioptimalkan pemberdayaannya.
Bagaimana Tarakan Dibangun
Membangun Tarakan tentu bukan pekerjaan mudah seperti mengusap lampu Aladin. Karena apa, Tarakan secara historical background pembangunan mempunyai persoalan sendiri seperti isu kesenjangan sosal akibat tidak meratanya pembangunan dan angka pertumbuhan penduduk yang relatif cukup besar terutama disebabkan lonjakan migrasi dari luar serta rendahnya kualitas tenaga kerja lokal akibat minimnya pendidikan semua ini masih menjadi masalah besar dan tantangan bagi pembangunan kota Tarakan.
Walau harus diakui selama pelaksanaan otonomi daerah telah banyak memberi hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Tarakan terutama dalam hal perbaikan taraf hidup kesejahteraan masyarakat Tarakan.
Pada subsektor ekonomi penduduk menunjukkan angka kenaikan, kenaikan ini tejadi akibat perdagangan dan jasa. Kebijakan pemerintah daerah dengan membuka diri selebar-lebarnya bagi investor swasta serta berbagai kemudahan yang diberikan telah menciptakan suasana kondusif bagi tumbuhnya berbagai sektor usaha industri pengolahan misalnya industri kayu lapis, perikanan, dan jasa lainnya.
Memasuki otonomi daerah kebijakan pembangunan daerah harus diletakkan diatas hasil-hasil capaian pembangunan sebelumnya, sebagai modal dan peluang untuk melaksanakan pembangunan.
Secara geografis wilayah Tarakan dikelilingi beberapa kabupaten yang memiliki potensi kekayaan alam yang berbeda, bila pemerintah daerah mampu membaca peluang yang ditawarkan masing-masing kabupaten, dan bisa memanfaatkan peluang tersebut sebagai penopang untuk mendorong Tarakan sebagai kota pusat pelayanan Indonesia Kawasan Utara..
Mengingat potensi yang dimiliki seperti kabupaten Bulungan, Berau,Nunukan, Malinau, serta Kabupaten Tanah Tidung yang baru terbentuk, Tarakan memiliki posisi tawar yang sangat strategis di wilayah utara Indonesia untuk memainkan peran yang lebih besar dalam rangka mendorong dan memajukan ekonomi dikawasan ini, khususnya melakukan posisi tawar dengan negara tetangga Sabah Malaysia Timur yang lebih maju ekonominya.
Melihat kondisi geografis wilayah, Tarakan dengan modal keunggulan komparatif yang dimiliki sangat memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi kota center of development dikawasan utara Indonesia. Sebagai pusat unggulan, Tarakan harus bisa menciptakan suatu suasana kondusif bagi daerah sekitarnya untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan ciri khas andalan potensi daerah masing-masing. Sehingga pada giliran nanti tercipta satu kawasan sinergis bersama dikawasan utara Kalimantan timur yang diperhitungkan oleh negara jiran.
Tarakan harus mulai berbenah dan menyiapkan diri mulai sejak sekarang agar bisa berperan lebis besar dalam percaturan perdagangan bebas. Bukan sekadar penonton diluar ring.
Tarakan, 14 April 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar